Saturday, May 12, 2018

Kemenangan Mahathir Mohamad tanda suku Melayu di Malaysia sudah terbuka

Kemenangan Mahathir Mohamad tanda suku Melayu di Malaysia sudah terbuka

Mahathir Mohamad

RajawaliQQHotnews - Perdana Menteri baru Malaysia Mahathir Mohamad berhasil melengserkan koalisi partai Najib Razak yang telah memimpin selama 60 tahun lebih. Dari perolehan 112 suara oleh Mahathir, kebanyakan pemilih merupakan suku Melayu. rajawaliqq

Tren tersebut menurut peneliti politik internasional dari LIPI, Adriana Elisabeth menilai suku Melayu di Malaysia mulai terbuka guna roda pemerintahan selanjutnya. Apalagi, isu skandal korupsi 1 MDB yang diduga dilakukan oleh Najib Razak menjadi landasan suku Melayu beralih kepada Mahathir. poker

"Karena di Malaysia pun kelompok Melayu dominan, dia cukup berwawasan terbuka tidak menolak adanya perbedaan etnis di sana," ujar Adriana ditemui usai acara diskusi di Jakarta Pusat, Sabtu (12/5). bandarq

Adanya fakta tersebut menurut Andriana sedianya bisa dijadikan contoh bagi Indonesia terhadap pluralisme. Sebab, Andriana menilai Indonesia masih belum 'dewasa' menyikapi besarnya perbedaan, khususnya pada pemerintahan. bandar66

"Kalau di kita justru malah membesar-besarkan perbedaan itu. Yang harusnya kita lebih plural. Saya tidak melihat kesamaan itu terjadi di sini," ujarnya. sakong online

Sementara itu, Adriana menjelaskan selain kedewasaan suku Melayu di Malaysia pada pemilihan raya umum, kekalahan Najib juga berasal dari dominasi istri dalam pemerintahan. dominoqq

Adriana menganggap, hal tersebut menjadi celah besar tidak kembalinya Najib menjabat sebagai Perdana Menteri Malaysia.

Diketahui, Mahathir sebagai pemimpin koalisi oposisi yang bernama Pakatan Harapan juga merebut kemenangan tujuh dari 13 negara bagian yakni Penang, Selangor, Melaka, Negeri Sembilan, Kedah, Perak, dan Johor.

Nantinya, Pakatan Harapan akan membentuk kabinet baru dan perdana menteri akan dilantik.

Mahathir berjanji pemerintahan baru nanti tidak akan melakukan 'balas dendam' politik terhadap pemerintahan sebelumnya. Para pengamat menilai kemenangan oposisi di Malaysia ini menunjukkan penolakan rakyat terhadap status quo politik yang selama ini dikuasai Barisan Nasional sejak Malaysia merdeka pada 1957.


EmoticonEmoticon